




Jakarta, (05/02/26) | SMK Dental Asisten Sekesal Hang Tuah Jakarta mengadakan acara Isra' Miraj Nabi Muhammad SAW berkoloborasi dengan Mitigasi Radikalisme dan Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila yang dilaksanakan oleh Dinas Pembinaan Mental Mabes TNI AL pekan ini.
Mitigasi Radikalisme dan Internalisasi nilai-nilai Pancasila di kemas bersama dengan Peringatan Isra' Miraj denga menghadirkan Kepala Dinas Pembinaan Mental Angkatan Laut (Kadisbintalal) Laksamana Pertama TNI Harun Arrasyid dan penceramah Ustadz Riza Muhammad.
Dalam sambutan awal Kasatdik SMK Dental Asisten Sekesal Hang Tuah Jakarta Dr. Drs. Abdul Rokhmat, MM, menyambut baik adanya koloborasi antara Peringatan Isra' Miraj dengan acara yang dilaksanakan oleh Dinas Pembinaan Mental Mabes TNI AL , salah satu sebabnya keterkaitan antara Isra Miroj dengan tema Membangun Akhlak Mulia, dengan akhlak mulia akan menjauhkan murid SMK Dental Asisten Sekesal Hang Tuah Jakarta terhadap tindakan radikalisme dan menginplementasikan nilai-nilai Pancasila.
Kepala Dinas Pembinaan Mental Angkatan Laut (Kadisbintalal) Laksamana Pertama TNI Harun Arrasyid mengungkapkan bahwa, “Melalui kegiatan mitigasi radikalisme ini, saya berharap kita semua tidak hanya memahami ancamannya, tetapi juga mampu mendeteksi dan menjadi filter serta penyejuk dan teladan di lingkungan masing-masing.”
Ditambahkan olehnya bahwa radikalisme tidak selalu datang dengan wajah yang bengis atau penuh kekerasan, justru sering kali hadir secara halus lewat cara berpikir sempit, sikap merasa paling benar, menutup diri dari perbedaan, bahkan lewat informasi yang dikonsumsi setiap hari.
Kegitan tersebut, diikuti oleh 270 peserta terdiri dari 25 orang personel Ladokgi R.E. Martadinata, 25 orang personel Rumah Sakit Angkatan Laut dr. Mintohardjo dan 220 murid SMK Dental Asisten Sekesal Jakarta, Guru dan Staf.
Kegiatan Isra' Miraj yang mengambil tema : "Dengan Kegiatan Isra Miraj Membangun Akhlak Mulia Dengan Menteladani Akhlak Rasulullah". Penceramah Kondang Ustadz Riza Muhammad menyoroti tentang akhlak mulia rosululloh yang harus di jadikan pedoman dalam pergaulan remaja serta nmembentuk generasi Islami yang istiqomah menjalankan syariat yang diperintahkan oleh Allah SWT.
(yht/dar)