KUMPARAN

Berita

Peristiwa

Showbiz

Ad Placement

Foto

Video

Rabu, 04 Februari 2026

Murid SD Hang Tuah 10 Juanda Raih Juara Olimpiade Matematika dan Sains 2026

Sidoarjo, (05/02/26) | Tiga murid SD Hang Tuah 10 Juanda, sekolah dibawah naungan Cabang Surabaya Yayasan Hang Tuah tersebut Rabu, (04/02/26) berhasil menorehkan prestasi terbaiknya pada event  Olimpiade Matematika dan Sains 2026 jenjang SD, yang diselenggarakan oleh K3S (Kelompok Kerja Kepala Sekolah) SD Swasta se Kabupaten Sidoarjo .

Kasatdik SD Gang Tuah 10 Juanda Dra. Lina Nurbaini  kepada awak media menyampaikan bahwa muridnya atas nama  :  Rayhan Khanaka Wijaya keluar sebagai  Juara I , Juara II di menangkan oleh I Putu Kenzie Mertayasa Narottama dan Elnathan Atria Hadiputra meraih juara Harapan I. Sedangkan Juara III dimenangkan oleh Annisa Faiha Nur Ikbariyyah dari SD Ma’arif YPM Wonocolo, begitu juga untuk Juara Harapan II diraih Fikri Nakhla Rafie dari SD Alam Al Izzah Krian dan Juara Harapan III diraih Jethro Evelio Lengkong dari SD Mutiara Bunda 2 Taman.

Event Olimpiade Matematika dan Sains 2026 jenjang SD se Kabupaten Sidoarjo ini diikuti lebih dari 300 murid, penyerahan Piagam dan uang pembinaan kepada para pemenang di berikan oleh Ketua K3S Kabupaten Sidoarjo Muhammad Sugeng , S.Pd.I. 

Para pemenang , juara  juara 1, 2 dan 3, serta juara harapan 1, 2 dan 3. Mereka 30 murid yang masuk final semuanya mendapatkan sertifikat. Sedangkan yang juara tentu saja juga mendapatkan piala dan uang pembinaan.

Ketua K3S Kabupaten Sidoarjo Muhammad Sugeng , S.Pd.I berharap Olimpiade Matematika dan Sains 2026

dapat memberikan motivasi kepada para murid dalam belajar, juga untuk mengukur tingkat kemampuannya dalam pembelajaran yang sudah dilaksanakan di sekolah masing-masing. Harapannya para juara ini dapat di contoh oleh sekolah-sekolah yang lain sehingga kelak akan bermunculan prestasi baru, juara-juara baru.

(yht/dar)

SMK Dental Asisten Sekesal Hang Tuah Adakan Peringatan Isra' Miraj Berkoloborasi Dengan Mitigasi Radikalisme

Jakarta, (05/02/26) | SMK Dental Asisten Sekesal Hang Tuah Jakarta mengadakan acara Isra' Miraj Nabi Muhammad SAW berkoloborasi dengan  Mitigasi Radikalisme dan Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila yang dilaksanakan oleh Dinas Pembinaan Mental Mabes TNI AL pekan ini.

Mitigasi Radikalisme dan Internalisasi nilai-nilai Pancasila  di kemas bersama dengan Peringatan  Isra' Miraj  denga menghadirkan Kepala Dinas Pembinaan Mental Angkatan Laut (Kadisbintalal) Laksamana Pertama TNI Harun Arrasyid dan penceramah Ustadz Riza Muhammad.

Dalam sambutan awal Kasatdik  SMK Dental Asisten Sekesal Hang Tuah Jakarta Dr. Drs.  Abdul Rokhmat, MM, menyambut baik adanya koloborasi antara Peringatan  Isra' Miraj dengan acara yang dilaksanakan oleh Dinas Pembinaan Mental Mabes TNI AL , salah satu sebabnya keterkaitan antara Isra Miroj dengan tema Membangun Akhlak Mulia, dengan akhlak mulia akan menjauhkan murid SMK Dental Asisten Sekesal Hang Tuah Jakarta terhadap tindakan radikalisme dan menginplementasikan nilai-nilai Pancasila.

Kepala Dinas Pembinaan Mental Angkatan Laut (Kadisbintalal) Laksamana Pertama TNI Harun Arrasyid mengungkapkan bahwa,  “Melalui kegiatan mitigasi radikalisme ini, saya berharap kita semua tidak hanya memahami ancamannya, tetapi juga mampu mendeteksi dan menjadi filter serta penyejuk dan teladan di lingkungan masing-masing.”

Ditambahkan olehnya bahwa radikalisme tidak selalu datang dengan wajah yang bengis atau penuh kekerasan, justru sering kali hadir secara halus lewat cara berpikir sempit, sikap merasa paling benar, menutup diri dari perbedaan, bahkan lewat informasi yang dikonsumsi setiap hari.

Kegitan tersebut, diikuti oleh 270 peserta terdiri dari 25 orang personel Ladokgi R.E. Martadinata, 25 orang personel Rumah Sakit Angkatan Laut dr. Mintohardjo dan 220 murid SMK Dental Asisten Sekesal Jakarta, Guru dan Staf.

Kegiatan Isra' Miraj yang mengambil tema : "Dengan Kegiatan Isra Miraj Membangun Akhlak Mulia  Dengan Menteladani Akhlak Rasulullah". Penceramah Kondang Ustadz Riza Muhammad menyoroti tentang akhlak mulia rosululloh yang harus di jadikan pedoman dalam pergaulan remaja serta nmembentuk generasi Islami  yang istiqomah menjalankan syariat yang diperintahkan oleh Allah SWT.

(yht/dar)

Asah Ketangkasan, Kodaeral XIII Gelar Latihan Menembak

Tarakan, TNI AL, 04 Februari 2026 | Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) XIII menggelar latihan menembak Perwira Kodaeral XIII, kegiatan latihan menembak ini sekaligus untuk pendataan dan penilaian kemampuan menembak yang dilaksanakan di Lapangan Tembak Yonmarhanlan XIIII, JL Binalatung, Kelurahan Pantai Amal, Kota Tarakan. Rabu (4/2).

Kegiatan menembak ini dipimpin langsung oleh Wadan Kodaeral XIII Laksamana Pertama Bambang Kuncoro, S.T., M.Si., kegiatan diawali dengan briefing oleh instruktur dari Yonmarhanlan XIII dan doa bersama. Pelaksanaan latihan dan penilaian menembak meliputi menembak pistol jarak 15 meter dengan dua kali percobaan masing masing tiga amunisi dan sepuluh amunisi penilaian dan menembak senjata laras panjang jarak 100 meter dengan sikap tiarap dengan dua kali percobaan masing masing tiga  amunisi dan sepuluh amunisi penilaian.

Dengan pelaksanaan latihan menembak ini, menegaskan bahwa Kodaeral XIII senantiasa menjaga kesiapsiagaan tempur, kemampuan dasar keprajuritan, serta penguasaan senjata api secara profesional. Kegiatan menembak ini merupakan bagian strategis dari pembinaan berkelanjutan dan pendataan kemampuan Perwira, guna memastikan  tetap berada pada standar kesiapan operasional.

Partisipasi aktif Kodaeral XIII pada kegiatan ini sekaligus mencerminkan komitmen Kodaeral XIII dalam mendukung kebijakan pembinaan personel TNI secara menyeluruh, serta memperkuat citra TNI Angkatan Laut sebagai organisasi yang menjunjung tinggi profesionalisme, kesiapsiagaan, dan keteladanan.

Tampak hadir mengikuti latihan menembak, Ir Kodaeral XIII, Kapok Sahli, para Pejabat Utama, para Komandan/Kasatker dilingkungan Kodaeral XIII.

Dispen Kodaeral XIII, Koarmada RI.

Inspektur Kodaeral XIII Pimpin Taklimat Awal Review Laporan Keuangan Semester II Tahun Anggaran 2025

TNI AL, Tarakan, 02 Februari 2026 | Inspektur Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) XIII resmi memulai rangkaian Review Laporan Keuangan Semester II Tahun Anggaran 2025 yang diawali dengan Taklimat Awal oleh Inspektur Kodaeral XIII, Kolonel Laut (T) Meidhy Eka Putra Suryana, ST. M.M., yang diikuti oleh Aslog Dankodaeral XIII, Ka Kuwil Kodaeral XIII, Paban Ren Progra Srena Kodaeral XIII, Ka Akun Kodaeral XIII dan Staf Inspektorat Kodaeral XIII di Ruang Rapat Mako Kodaeral XIII. Rabu (04/02).

Dalam sambutannya Ir Kodaeral XIII menyampaikan bahwa Review Laporan Keuangan Semester II Tahun Anggaran 2025 ini bertujuan untuk membantu terlaksananya penyelenggaraan akuntansi dan penyajian laporan keuangan Kodaeral XIII dan jajarannya TA. 2025 sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga dapat memberikan keyakinan terbatas mengenai akurasi, keandalan dan keabsahan informasi yang disajikan dalam laporan keuangan.

Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pendalaman materi, pemeriksaan dokumen administrasi hingga peninjauan lapangan yang dilakukan secara bertahap ke seluruh satker di bawah jajaran Kodaeral XIII guna memastikan seluruh aspek operasional terpantau secara akurat.

Dispen Kodaeral XIII, Koarmada RI.

Komandan Kodaeral XIV Ikuti Pendataan Kemampuan Pati TNI AL Tahun 2026

TNI AL. Sorong | Komandan Komando Daerah  TNI Angkatan Laut XIV (Komandan Kodaeral XIV), Laksamana Muda TNI Djatmoko, S.T., M.M., CHRMP, bersama Pangkotama dan para Perwira TInggi (Pati) lainnya mengikuti Tes Kesamaptaan Jasmani (Garjas) dan Renang Militer dalam rangka Pendataan Kemampuan Perwira Tinggi TNI AL TA. 2026 bertempat di Lapangan dan Kolam Renang Kolat Koarmada I, Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (04/02/2026).

Adapun pelaksanaan tes  Garjas dan Renang Militer tersebut meliputi sejumlah materi kesamaptaan jasmani sesuai standar TNI, sementara renang militer dilaksanakan guna mengasah kemampuan dasar prajurit di bidang kemaritiman, sekaligus meningkatkan ketangkasan dan kepercayaan diri dalam menghadapi kondisi di perairan.

Sebelumnya pada hari Selasa (03/02) Komandan Kodaeral XIV juga melaksanakan uji kemampuan menembak yang meliputi menembak pistol jarak 20 meter dan menembak senapan jarak 100 meter, yang digelar di Lapangan Tembak Djamsuri, Brigif Parako 1 Kopasgat, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Adapun kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan personel TNI AL yang menduduki jabatan komandan guna memperoleh data yang akurat terkait tingkat kemampuan fisik dan keterampilan dasar perwira. 

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud keteladanan pimpinan sebagai contoh dan motivator dalam menjaga kebugaran fisik demi mendukung kesiapan operasional satuan. 

Dispen Kodaeral XIV

Kasatdik Cabang Surabaya Yayasan Hang Tuah Terima Wejangan Ketua Pengurus Cabang Surabaya Yayasan Hang Tuah

Surabaya, (04/02/26) | Kegiatan   rutin olahraga bersama seluruh Kasatdik Cabang Surabaya  Yayasan Hang Tuah yang di laksanakan 3 bulan sekali, merupakan ajang silaturahmi sekaligus koordinasi kegiatan yang di lakukan oleh satdik. Olahraga bersama kali ini ( 04/02/26) di laksanakan di SMK KAL-1 dimana sebelumnya (04/10/25) olahraga bersama tersebut berlangsung di SMA Hang Tuah 4 Surabaya.

Kehadiran 35 Kasatdik dari jenjang TK, SD, SMP, SMA dan SMK  untuk olahraga bersama tersebut di sambut oleh Kasatdik SMK KAL-1 Munawar, S.Pd., M.Pd. Olahraga senam bersama di pandu oleh Ibu Titin Afien  orang tua alumni SMK KAL-1 Tito Bagoes Pratama.

Seusai olahraga seluruh Kasatdik  berkumpul di ruang meeting SMK KAL-1 untuk menerima pengarahan dari Ketua Pengurus Cabang Surabaya Yayasan Hang Tuah Kolonel  Laut (Purn) R. Joko Heriyanto, S.E., M.M., CHRMP.

Sebagai pembuka, Kasatdik SMK KAL-1 Munawar, S.Pd., M.Pd memaparkan kondisi sarana dan prasarana, banyak berbagai fasilitas di perbaiki sehingga kondisi sangat mendukung dalam proses kegiatan pembelajaran  murid.

Adapun isi pengarahan Kapeng tersebut berupa Wejangan tentang Kenakalan Remaja dan Upaya Pencegahannya di Lingkungan Satuan Pendidikan khususnya di satdik Cabang Surabaya Yayasan Hang Tuah.

Secara garis besar dapat disimpulkan bahwa  wejangan  Kapeng merupakan penguatan kepada Bapak/Ibu Kasatdik sekalian terkait fenomena kenakalan remaja, yang dewasa ini semakin kompleks, beragam bentuknya, serta menuntut perhatian dan keseriusan kita bersama sebagai pendidik dan pengelola satuan pendidikan.

Wejangan ini bukan untuk menakut-nakuti, melainkan sebagai ikhtiar bersama agar sekolah-sekolah Hang Tuah Cabang Surabaya benar-benar menjadi benteng moral, karakter, dan masa depan generasi muda.

Dalam pengertiannya kenakalan remaja adalah segala bentuk perilaku menyimpang yang dilakukan oleh anak dan remaja, yang bertentangan dengan norma agama, norma sosial, tata tertib sekolah, serta hukum yang berlaku.

Perilaku ini umumnya muncul pada masa pencarian jati diri, ketika remaja berada pada fase labil secara emosi, mental, dan spiritual.

Kenakalan remaja bukanlah persoalan sepele.  Apabila dibiarkan, ia dapat berkembang menjadi tindakan kriminal, merusak masa depan peserta didik, mencoreng nama baik sekolah dan Yayasan, serta merugikan masyarakat luas.

Sedangkan Ragam dan Bentuk Kenakalan Remaja tidak hanya sebatas pelanggaran kecil, namun telah merambah ke berbagai aspek kehidupan, antara lain:

1. Pelanggaran Hukum dan Kriminalitas.

Tawuran antar pelajar atau kelompok, penganiayaan, pencurian, pemerasan, pembegalan, perusakan fasilitas umum maupun sekolah, bahkan hingga tindak kriminal berat.  Banyak kasus berawal dari persoalan sepele, seperti saling ejek, emosi sesaat, dan solidaritas kelompok yang salah arah.

2. Penyalahgunaan Zat Terlarang. 

Penyalahgunaan narkoba, minum-minuman keras, serta merokok di usia dini. Ini merupakan pintu awal kehancuran masa depan peserta didik, karena merusak fisik, mental, moral, dan prestasi belajar.

3. Perilaku Seksual Berisiko.

Pergaulan bebas, seks bebas, kehamilan tidak diinginkan, hingga praktik aborsi. Fenomena ini sering dipicu oleh lemahnya pendidikan karakter dan agama, kurangnya pengawasan, serta pengaruh konten negatif dari media sosial.

4. Penyimpangan di Lingkungan Sekolah dan Sosial

Membolos sekolah, berbohong kepada guru dan orang tua, kabur dari rumah, serta berkeliaran hingga larut malam tanpa tujuan jelas. Perilaku ini sering dianggap ringan, padahal merupakan tanda awal kenakalan yang lebih serius.

5. Kenakalan Berbasis Teknologi dan Dunia Maya

Cyberbullying, penyebaran konten pornografi, kecanduan game online, kecanduan gadget, serta judi online. Di era digital, kenakalan remaja sering terjadi secara tersembunyi melalui layar ponsel. 

6. Perilaku Antisosial dan Kekerasan

Bullying atau perundungan, vandalisme berupa coret-coret dan perusakan fasilitas, serta balapan liar. Ini mencerminkan lemahnya empati, kontrol diri, dan karakter sosial peserta didik.

Dari uraian tersebut , ada beberapa faktor penyebab kenakalan remaja,

1. Faktor internal, seperti krisis identitas, emosi yang labil, stres, serta lemahnya iman dan kontrol diri.

2. Faktor keluarga, antara lain pola asuh yang kurang tepat, minimnya perhatian dan kasih sayang, lemahnya keteladanan orang tua, serta konflik keluarga.

3. Faktor lingkungan dan teman sebaya, seperti tekanan kelompok, lingkungan pergaulan negatif, dan solidaritas yang salah arah.

4. Faktor media dan teknologi, berupa konten negatif yang mudah diakses dan rendahnya literasi digital.

5. Faktor sekolah, seperti lemahnya pengawasan, penegakan tata tertib yang tidak konsisten, serta kurangnya pendekatan pembinaan.

Sedangkan dampak dari Kenakalan Remaja apabila tidak ditangani secara serius, kenakalan remaja a

kan menimbulkan dampak yang sangat luas, antara lain kerusakan fisik dan mental peserta didik, putus sekolah, masalah hukum, rusaknya citra sekolah dan yayasan, serta hilangnya generasi penerus bangsa yang berkualitas.

Pada sesi akhir Kapeng menyampaikan peran strategis para Kasatdik dalam mencegah kenakalan remaja, di antaranya dengan:

1. Menjadi teladan dalam moral, disiplin, dan integritas. 

2. Menegakkan tata tertib sekolah secara adil dan konsisten. 

3. Menguatkan pendidikan karakter dan nilai-nilai keagamaan. 

4. Membangun komunikasi intensif dengan guru, wali kelas, dan guru BK. 

5. Menjalin sinergi dengan orang tua dan komite sekolah. 

6. Melakukan deteksi dini terhadap perilaku menyimpang. 

7. Mengedepankan pembinaan dan pendekatan edukatif, bukan semata-mata hukuman. 

Sebagai kata penutup Kapeng menegaskan  bahwa mencegah kenakalan remaja adalah tanggung jawab kita bersama. Sekolah Hang Tuah harus menjadi rumah kedua yang aman, nyaman, dan bermartabat bagi peserta didik.

Nampak hadir serta memberikan pembekalan secara bergantian sesuai bidang masing-masing, Sekertaris Niken Dyah Puspitorini , S.Pd,   Bendahara Ninik Indra Sunaring Venyanti,  Kabid Diklat Dra. Ramayanti, Kabid Bang Kolonel Laut (Purn) Dr. Abdul Rahman, S.T., M.T.

(yht/dar)

Jalankan Operasi Tameng Papua-26, KRI Hampala-880 Sandar di Dermaga Irian Kodaeral IX Ambon

TNI-AL Kodaeral IX (4/2/2026) | Dalam rangka menjalankan misi Operasi Tameng Papua-26, unsur Satuan Kapal Cepat Koarmada III, KRI Hampala-880 kembali bersandar di Dermaga Irian Kodaeral IX, Halong, Kec. Baguala, Kota Ambon, Maluku pada Rabu (4/2/2026).

Operasi Tameng Papua-26 merupakan upaya berkelanjutan TNI Angkatan Laut untuk menjaga keselamatan serta stabilitas keamanan di wilayah perairan Papua. Setelah proses sandar dan dukungan logistik serta pemeliharaan KRI Hampala-880 rencana akan kembali melanjutkan sektor patroli.

Kapal perang kebanggaan Indonesia ini di bawah komando Letkol Laut (P) Dedi Hermawan dalam kondisi siap tempur dan material yang prima.

Kehadiran KRI Hampala-880 disambut dengan jajaran kehormatan atau Merflug oleh jajaran pejabat Kodaeral IX.

Turut hadir dalam menyambut kedatangan KRI Hampala-880 di dermaga Irian Kodaeral IX adalah Asintel Dankodaeral IX, Karumkital Dr. F.X Suhardjo Kodaeral IX, Kadissyahal Kodaeral IX, Paur Turdang Diskum, Danton Merflug beserta jajaran pasukan terbaik penyambutan.

(@Dispen Kodaeral IX)

Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi